Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2018

The other side of Arashiyama

Tahun lalu ketika musim dingin, saya pergi naik kereta api ke Osaka. Di perjalanan disuguhi pemandangan yang luar biasa bagusnya. Lantas saya bertanya ke senpai saya apakah tempat itu bisa didatangi. Dia pun menjawab "itu namanya Arashiyama, lain kali harus kesitu biar sah jadi orang Kyoto" katanya.  Kurang lebih satu bulan dari percakapan itu, saya akhirnya pergi ke Arashiyama dengan kereta api. Ternyata Arashiyama sangat dekat dengan apartment tempat saya tinggal. Stasiun kereta apinya pun sangat sangat impressive. Karena arashiyama ini termasuk salah satu tempat wisata paling populer di Kyoto, bahkan di Jepang. Stasiun Randen Arashiyama source : google Tapi sayangnya waktu itu cuaca sedang sangat tidak mengenakkan. Gerimis, disertai angin yang kencang sekali, ditambah waktu itu musim dingin yang emang cuacanya aja udah dingin, ngebuat tangan saya kaku mati rasa. Akhirnya baru tiba di jembatan penyebrangan nya aja saya nyerah dan memutuskan untuk pulang. Karena...

Bahasa yang digunakan di Jepang

Foto diambil pada saat "Festival Gion" Saya lumayan sering juga ditanya, bahasa apa yang saya gunakan sehari - hari di Jepang. Ini sih menurut saya sebenernya udah terlalu obvious, ya tapi dijawab aja gaada salahnya.  Di Kyoto tempat saya belajar, mostly orang orang Jepang hanya menggunakan bahasa Jepang. Demi apapun kalo ada orang Jepang yang ngomong bahasa inggris dengan pronouncation Jepang, saya mendingan ngomong sama rumput yang bergoyang aja. Iya, pronouncation orang Jepang dalam berbahasa asing sangat - sangat sulit untuk dipahami, menurut saya.  Dikarenakan lidah orang Jepang yang sulit mengucapkan huruf diakhir kata. Seperti contoh McDonald menjadi Makudonarudo, Premium jadi Puremiamu dan lain lain. Jadi bayangin aja bagaimana sulitnya memahami sebuah kalimat bahasa inggris yang di ucapkan kaya gitu semua. Tapi bukan berarti semua orang Jepang gabisa ngomong inggris kaya native speaker ya, ada tapi mungkin sedikit. Hehehe gomenne nihonjin. Di Jepang juga ...

I'm Back.

Hi, it's me.  Setelah kurang lebih 3 tahun vakum menulis di blog yang dikerjain ogah ogahan ini, muncul 2 pertanyaan besar di kepala saya. Pertama, kenapa bisa berhenti menulis selama itu. Kedua, kenapa setelah selama itu menghilang lantas berpikiran untuk balik nulis lagi. Hmmm. Sebenernya, Walau pengunjung blog menyentuh angka seratus ribuan, yang saya tau emang gaada pembaca tetap di blog ini, bahkan mungkin gak ada yang sadar juga mau saya nulis lagi atau ngga hahaha But well..  ternyata selama 3 tahun saya menghilang saya baru nyadar banyak hal hal yang mungkin akan seru kalo diceritakan di blog ini. Walau gaada yang baca setidaknya suatu saat kalau saya udah tua nanti, saya bisa baca tulisan saya sendiri sambil muntah muntahan di ranjang panti jompo hahaha Dan saya, hari ini.  Di apartment yang galebih dari 4x4 meter tempat saya tinggal sekarang, diiringi alunan musik mozart, kembali ngebacain semua postingan yang pernah saya tulis dulu. Te...