![]() |
| Stasiun Randen Arashiyama source : google |
Tapi sayangnya waktu itu cuaca sedang sangat tidak mengenakkan. Gerimis, disertai angin yang kencang sekali, ditambah waktu itu musim dingin yang emang cuacanya aja udah dingin, ngebuat tangan saya kaku mati rasa. Akhirnya baru tiba di jembatan penyebrangan nya aja saya nyerah dan memutuskan untuk pulang. Karena haripun udah mulai gelap.
Lalu di liburan musim semi, kebetulan ibu dan kakak saya datang ke Jepang. Saya kembali lagi ke Arashiyama di versi yang berbeda, penuh sakura dan cuaca lebih adem. Tapi kalau sekedar menceritakan trip musim semi di bambu - bambuan arashiyama pastilah sudah banyak yang nulis, bahasa kasarnya "pasaran". Bukan, bukan itu yang mau saya ceritain kali ini.
Untuk ketiga kalinya, saya ke Arashiyama lagi dan di musim yang berbeda lagi. Kali ini saya ke arashiyama pada saat libur musim panas sekolah. Kebetulan belakangan ini saya lagi seneng - senengnya berolahraga. Setiap minggu saya rutin lari berkilo - kilo di lapangan, dan juga rutin bersepeda kemana mana. Jadi melihat instagram story saya yang isinya kegiatan bersepeda, salah satu senpai saya membalas menawarkan pergi ke Arashiyama dengan sepeda. Setelah saya cek di google maps, ternyata jarak nya hanya kurang lebih 8km. Lantas saya pun meng-iyakan ajakan senpai saya.
Saya pergi ke Arashiyama dengan sepeda start dari jam 8 pagi, yang sesuai perkiraan, sangat sangat panas. Padahal masih pagi, tapi matahari Jepang di musim panas sangatlah menyiksa. Alhasil kulit saya yang sudah dirawat selama satu tahun pun berhasil menghitam :)
| Bersepeda di bambu bambu khas Arashiyama |
| Sampai di arashiyama singgah sarapan pagi dulu di warung kakek kakek |
| Pemandangan di sebelah trek persepedaan |
Kalau dibilang lelah ya pasti. Secara ini trek naik turun, kadang ketika udah gasanggup sepedanya saya dorong. Jadi harus siap siaga banyak air putih dan minuman isotonik, karena kalau ngga bisa mampus. Gabohong beneran mampus.
Dan tibalah di surga kecil Arashiyama...
Tempat ini adalah tempat paling ujung dari trek yang dapat dicapai sepeda. Mungkin yang membuat saya menganggap ini seperti surga kecil nya arashiyama dikarenakan emang orang yang berada disini sangat sedikit. Berbeda jauh dari Arashiyama yang orang - orang tau. Sampai pernah terucap ketika pergi ke arashiyama di musim semi kemaren, bahwa saya kapok ke arashiyama karena ramainya manusia yang ada.
![]() |
| Ini foto saya yang kegirangan setengah mati |
| Saking sepi nya berasa pulau privat |
| Dapet salam nih dari Arashiyama |
Itulah sedikit foto - foto yang ada. Kalau gaada halangan doakan saya bisa kesini lagi di musim gugur untuk melihat momiji dan pohon pohon hijau yang berubah menjadi merah. Jadinya bisa menikmati arashiyama dalam 4 musim. Sekian. Rizkiich pamit undur diri, see you on the next story. Wassalam.
Follow me on my social media :


Comments
Post a Comment